Eksistensi Siaran Radio Di Era Digital Untuk Kaum Milenial




Eksistensi Siaran Radio Di Era Digital – Hari Radio Nasional dirayakan setiap 11 September, yang diaktifkan untuk memperingati sejarah Radio Republik Indonesia (RRI), sebagai transmisi deretan stasiun radio terbaik indonesia untuk menggantikan transmisi Hoso Kyoku Jepang. Radio adalah salah satu sarana distribusi media dan dengan jam-jam saat ini, instalasi media dan hiburan digital. Jadi, bagaimana peringatan ke-75 hari radio nasional sehingga radio dapat tinggal di dunia digital?

Para guru Fakultas Da’wah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM), jalannya produksi radio, Imang Maulana, S.Sos., IMM, mengatakan bahwa di era radio digital digital saat ini masih memiliki makalah dalam komunitas, baik di bidang sosial, informasi dan transmisi. Karakteristik radio adalah auditor, di mana dalam transmisi Anda dapat membuat gambar dan imajinasi pendengar.

“Meskipun ada banyak platform digital yang mirip dengan produk radio, itu harus menjadi tantangan bagi milenial. Karena media harus terus mengeksplorasi potensi yang dimiliki dan optimis tentang kapasitas, dan terus berinovasi,” katanya.

Eksistensi Siaran Radio Di Era Digital Di Indonesia

Keberadaan radio dianggap bahwa itu masih bisa ada meskipun saat ini adalah era agen sbobet terpercaya menggunakan Internet. Anggota Komisi Tengah Penyiaran Regional Indonesia, Muhammad Rofiuddin, mengatakan bahwa, karena radio dulu dilihat sebagai media tua yang akan ditelan kali. “Tapi pada kenyataannya, sampai sekarang keberadaan radio masih ada, bahkan di kota-kota besar, keberadaan bisnis dan radio adalah akun hebat,” kata Rofiuddin ketika dia adalah pembicara di acara tersebut “menikah dengan perkembangan teknologi dan Informasi “dipegang oleh Komunikasi dan Kantor Informasi Kota Magelang dan Badan Penyiaran Publik lokal (LPPL) di Kota Magelang.

Rofiuddin mengakui bahwa penggunaan Internet saat ini terus bereksperimen dengan peningkatan yang agak cepat. Saat ini, alat komunikasi dan platform media yang selalu mematuhi seseorang adalah gadget, smartphone dan ponsel. Akses internet yang paling mudah dan murah membantu mendorong penggunaan jenis cara ini untuk terus meningkat. Menurut Rofiuddin, keberadaan Internet harus digunakan sebagai peluang di pihak manajer radio.

Untuk alasan ini, manajer radio menggunakan Internet untuk mendukung radio. Misalnya, administrator radio harus berinteraksi dengan pendengar menggunakan jejaring sosial (seperti buku wajah, twitter, incragram dan lainnya) dan aplikasi messanger (seperti whatpp dan blackberry messanger). Untuk mengakses radio, administrator radio juga dapat membuat versi transmisi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post